Sukseskan ICSM 2026 Dan Pelantikan PW ISMI Kepri, Sekjen PB ISMI dan Sekdaprov Kepri Tekankan Sinergi Nyata
TANJUNG PINANG, 26 September 2026 — Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) sukses menyelenggarakan forum
akademik internasional bertajuk The 1st International Conference on the
Strait of Malacca (ICSM 2026) yang berlangsung pada 24–25 September 2026 di
Provinsi Kepulauan Riau. Mengusung tema \"Assessing the Future of the
Strait of Malacca: IMO Global Regulations, Blue Economy, and the Existence of
Marine and Coastal Indigenous Peoples\", forum internasional ini
digelar bertepatan dengan momentum refleksi Hari Maritim Nasional dan Hari
Maritim Dunia oleh IMO.
Langkah visioner ini diambil ISMI untuk menjawab tantangan multidimensi di
Selat Malaka. Di tengah kepadatan lalu lintas pelayaran yang melintasi lebih
dari 80.000 kapal dan distribusi 70 juta kontainer global per tahun, Selat
Malaka kerap kali hanya dipandang sebagai koridor transit perdagangan
internasional dan kalkulasi ekonomi triliunan dolar. Akibatnya, dimensi
ekologis serta hak atas ruang hidup masyarakat adat pesisir—seperti suku Orang
Laut sebagai penjaga tertua (the oldest guardians) kawasan selat, kerap
terpinggirkan.
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar (PB) ISMI sekaligus Ketua Panitia ICSM 2026, Assoc. Prof. Dr. Yanhar Jamaluddin, M.A.P., menegaskan bahwa ICSM 2026 berhasil merumuskan output strategis berupa resolusi, rekomendasi kebijakan, serta deklarasi komitmen bersama. Seluruh dokumen hasil konferensi ini akan segera disosialisasikan dan didedikasikan kepada lembaga pemangku kebijakan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Hasil dari forum ilmiah internasional ini berupa 10 resolusi,
rekomendasi kebijakan untuk pemerintah pusat dan daerah, serta deklarasi
komitmen bersama. Ini merupakan ikhtiar akademis ISMI untuk mengawal Selat
Malaka agar tidak hanya dipandang dari kacamata ekonomi pelayaran semata,
tetapi juga sebagai ruang hidup, kebudayaan, dan peradaban yang berkeadilan
bagi masyarakat lokal dan masyarakat adat pesisir," ujar Assoc. Prof. Dr.
Yanhar Jamaluddin, M.A.P.
Secara khusus, Ketua Panitia ICSM 2026 menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya
kepada seluruh pihak yang berkolaborasi. \"Kami menyampaikan terima kasih
yang mendalam atas dukungan luar biasa dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau,
Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Batam Tourism Polytechnic (BTP), dan
Institut Teknologi Batam (ITEBA) yang telah berkontribusi maksimal demi menyukseskan
perhelatan bersejarah ini,\" tambahnya.
Rangkaian kegiatan internasional tersebut diakhiri dengan agenda krusial,
yakni Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Melayu
Indonesia (PW ISMI) Kepulauan Riau periode 2026–2030 di Gedung Daerah Provinsi
Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Jumat (25/9/2026) malam.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum PB ISMI, Nizhamul, S.E., M.M.
(bergelar Seri Kesuma Setia Negeri), yang melantik Basyauruddin Idris, S.H.,
sebagai Ketua PW ISMI Kepri berdasarkan SK PB ISMI Nomor 40/KPTS/IX/2026.
Kepengurusan baru ini diperkuat oleh jejaring kolaboratif tokoh daerah,
akademisi, profesional, dan pemangku adat yang terakomodasi dalam jajaran Dewan
Pembina, Dewan Penasihat, Dewan Pakar, dan Dewan Adat.
Hadir mewakili Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Sekretaris Daerah Provinsi
(Sekdaprov) Kepulauan Riau, Misni, S.K.M., M.Si., dalam sambutannya
menyampaikan apresiasi atas kontribusi ISMI sekaligus menegaskan pentingnya
keberlanjutan program organisasi di tengah masyarakat.
\"Keberadaan ISMI Provinsi Kepri harus menjadi wadah yang tidak hanya
bersifat seremonial, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat melalui
program yang nyata, terukur, dan berdampak,\" tegas Sekdaprov Kepri Misni,
S.K.M., M.Si.
Misni menambahkan bahwa tantangan pembangunan daerah ke depan memerlukan
sinergitas lintas sektor yang kuat antara ISMI, pemerintah daerah, dunia usaha,
akademisi, dan masyarakat. \"Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar
program pemberdayaan yang dijalankan ISMI dapat berlangsung secara
berkelanjutan. Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, kami mengucapkan
selamat dan sukses kepada seluruh pengurus PW ISMI Kepri yang dilantik.
Jalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan teruslah berkontribusi positif
untuk kemajuan Provinsi Kepulauan Riau,\" tuturnya.
Dengan tuntasnya ICSM 2026 dan resminya kepengurusan PW ISMI Kepri
2026–2030, ISMI mengukuhkan posisinya di bawah pengawalan Sekjen PB ISMI Assoc.
Prof. Dr. Yanhar Jamaluddin, M.A.P., untuk terus menjembatani riset akademik
dengan kebijakan publik serta memperkuat peran kaum sarjana Melayu dalam
pembangunan nasional dan kawasan regional.
Lihat juga