Your Cart 3

  • Marketing Course
    Brief description
    $120
  • Strategy Course
    Brief description
    $80
  • Digital Course
    Brief description
    $50
  • Total (USD) $250

Search

Sukseskan ICSM 2026 Dan Pelantikan PW ISMI Kepri, Sekjen PB ISMI dan Sekdaprov Kepri Tekankan Sinergi Nyata

Ditulis oleh melayu.us padaMelayu.us, Selasa 29 September 2026 | 16:01

TANJUNG PINANG, 26 September 2026 — Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) sukses menyelenggarakan forum akademik internasional bertajuk The 1st International Conference on the Strait of Malacca (ICSM 2026) yang berlangsung pada 24–25 September 2026 di Provinsi Kepulauan Riau. Mengusung tema \"Assessing the Future of the Strait of Malacca: IMO Global Regulations, Blue Economy, and the Existence of Marine and Coastal Indigenous Peoples\", forum internasional ini digelar bertepatan dengan momentum refleksi Hari Maritim Nasional dan Hari Maritim Dunia oleh IMO.

Langkah visioner ini diambil ISMI untuk menjawab tantangan multidimensi di Selat Malaka. Di tengah kepadatan lalu lintas pelayaran yang melintasi lebih dari 80.000 kapal dan distribusi 70 juta kontainer global per tahun, Selat Malaka kerap kali hanya dipandang sebagai koridor transit perdagangan internasional dan kalkulasi ekonomi triliunan dolar. Akibatnya, dimensi ekologis serta hak atas ruang hidup masyarakat adat pesisir—seperti suku Orang Laut sebagai penjaga tertua (the oldest guardians) kawasan selat, kerap terpinggirkan.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar (PB) ISMI sekaligus Ketua Panitia ICSM 2026, Assoc. Prof. Dr. Yanhar Jamaluddin, M.A.P., menegaskan bahwa ICSM 2026 berhasil merumuskan output strategis berupa resolusi, rekomendasi kebijakan, serta deklarasi komitmen bersama. Seluruh dokumen hasil konferensi ini akan segera disosialisasikan dan didedikasikan kepada lembaga pemangku kebijakan, baik di tingkat nasional maupun internasional.


"Hasil dari forum ilmiah internasional ini berupa 10 resolusi, rekomendasi kebijakan untuk pemerintah pusat dan daerah, serta deklarasi komitmen bersama. Ini merupakan ikhtiar akademis ISMI untuk mengawal Selat Malaka agar tidak hanya dipandang dari kacamata ekonomi pelayaran semata, tetapi juga sebagai ruang hidup, kebudayaan, dan peradaban yang berkeadilan bagi masyarakat lokal dan masyarakat adat pesisir," ujar Assoc. Prof. Dr. Yanhar Jamaluddin, M.A.P.

Secara khusus, Ketua Panitia ICSM 2026  menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang berkolaborasi. \"Kami menyampaikan terima kasih yang mendalam atas dukungan luar biasa dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Batam Tourism Polytechnic (BTP), dan Institut Teknologi Batam (ITEBA) yang telah berkontribusi maksimal demi menyukseskan perhelatan bersejarah ini,\" tambahnya.

Rangkaian kegiatan internasional tersebut diakhiri dengan agenda krusial, yakni Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (PW ISMI) Kepulauan Riau periode 2026–2030 di Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Jumat (25/9/2026) malam.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum PB ISMI, Nizhamul, S.E., M.M. (bergelar Seri Kesuma Setia Negeri), yang melantik Basyauruddin Idris, S.H., sebagai Ketua PW ISMI Kepri berdasarkan SK PB ISMI Nomor 40/KPTS/IX/2026. Kepengurusan baru ini diperkuat oleh jejaring kolaboratif tokoh daerah, akademisi, profesional, dan pemangku adat yang terakomodasi dalam jajaran Dewan Pembina, Dewan Penasihat, Dewan Pakar, dan Dewan Adat.

Hadir mewakili Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepulauan Riau, Misni, S.K.M., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi ISMI sekaligus menegaskan pentingnya keberlanjutan program organisasi di tengah masyarakat.

\"Keberadaan ISMI Provinsi Kepri harus menjadi wadah yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat melalui program yang nyata, terukur, dan berdampak,\" tegas Sekdaprov Kepri Misni, S.K.M., M.Si.

Misni menambahkan bahwa tantangan pembangunan daerah ke depan memerlukan sinergitas lintas sektor yang kuat antara ISMI, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. \"Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar program pemberdayaan yang dijalankan ISMI dapat berlangsung secara berkelanjutan. Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus PW ISMI Kepri yang dilantik. Jalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan teruslah berkontribusi positif untuk kemajuan Provinsi Kepulauan Riau,\" tuturnya.

Dengan tuntasnya ICSM 2026 dan resminya kepengurusan PW ISMI Kepri 2026–2030, ISMI mengukuhkan posisinya di bawah pengawalan Sekjen PB ISMI Assoc. Prof. Dr. Yanhar Jamaluddin, M.A.P., untuk terus menjembatani riset akademik dengan kebijakan publik serta memperkuat peran kaum sarjana Melayu dalam pembangunan nasional dan kawasan regional.

 

Ditulis dengan penanda: ISMI +ICSM2026