Kampung Ujung Tanjung
Kedatukan Cempa - Kerapatan Adat Kesultanan Langkat

Bendera Kesultanan Langkat

Lambang Kesultanan Langkat
Kampung Ujung Tanjung Berada di Dusun IV Desa Cempa Kecamatan Hinai dimana Kampung ini bersempadan dengan Kelurahan Pekan Tanjung Pura Kecamatan Tanjung Pura Langkat .Kampung Ini berada dijalan Alternatif menuju Tanjung Pura yang dilintasi jalan Tanjung yang letaknya berada di tikungan cempa dan menuju Tikungan Pekan Tanjung Pura .
Kampung Ujung Tanjung dalam penuturan para pendahulu yang dituturkan oleh Juriat Tengku Soran , yaitu Tengku Yans Fauzie dimana kampung ini merupakan kediaaman dan Istana dari pada Tengku Hamzah Al Hajj yang dikenal dengan nama Pangeran Tanjung. Sekitar tahun 1800 dimana Ujung Tanjung merupakan Pulau yang berada di lintasan sungai batang durian , yang merupakan sungai yang dilintasi menuju istana Darussalam Langkat yang bercabang ke Sungai Batang Serangan yang saat ini sungai ini telah tidak berfungsi dikenal dengan nama sungai Mati ( yang sekarang ditumbuhi enceng Gondok ) yang berada di dekat Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Pura.
Pada Tahun 1980 Menurut Ainuddin warga masyarakat tempatan alur sungai batang serangan dilakukan pelurusan sungai dan dibangun benteng di sekitaran sungai batang serangan dalam upaya mengantisipasi banjir di wilayah langkat dan sekitaranya hingga merubah struktur alur sungai. Dampak Pelurusan sungai mengakibatkan Areal Sekitar Tapak bekas Puri Pangeran Tanjung dikenal masyarakat dengan Paya Katil ( Tempat Tidur ) terdampak Banjir ketika Air Sungai Batang Serangan Meluap.
Diatas Areal Tapak Puri Pangeran Tanjung yang sekarang didiami oleh 40 Kepala Keluarga berdiri atas swadaya Zuriat Tengku Soran pada tahun 1983 Dibangun Surau panggung Kayu yang bernama surau Al Hamzah ,bersanding dengan Makam Tengku Hamzah Al Hajj dengan Gelar Indra Diraja Langkat dikenal Dengan Pangeran Tanjung. Dikomplek Makam Ini bersemanyam Istri dari Sultan Langkat Sultan Musa Muazzamshah yakni Hajjah Encik Mariam Binti Imam Sutan ( dari Patani ), Tengku Hamzah al Hajj ( Anak Sultan Musa). Tengku Zainab ( Istri Tengku Hamzah Al Hajj ). Tengku Soran Bin Tengku Muhammad Yasin ( Kepala Luhak Langkat Hilir). Makam Panglima Ubang dan makam para punggawa dan hulubalang yang merupakan pengikut dari Tengku Hamzah al Hajj.
Pada tahun 2023 atas dukungan seluruh para pihak Areal Makam Pangeran Tanjung dilakukan revitalisasi dengan ditinggikan sekitar 2 meter . dimana selama ini makam pendiri kota Tanjung Pura ini yang juga merupakan Atoknda ( Kakek ) dari Tengku Amir Hamzah ketika air Sungai Batang Serangan Meluap selalu Tergenang Banjir hingga menutup Nisan. Dukungan Para Pihak Aktivitas Ramadhan menjadi Kegiatan Rutin Dilaksanakan Di Surau Al Hamzah berupa kegiatan Tarawih.Tadarus, Surau Mengaji dan Pembangian Takzil Gratis setiap hari Jumat yang dibagikan kepada Warga Masyarakat.
Masyarakat Kampung Ujung Tanjung sebahagian mendiami Areal perkampungan masih mendiami bangunan rumah panggung yang terbuat dari kayu dimana merupakan Masyarakat Kaum marginal yang bekerja sebagai buruh lepas pada sektor jasa dan sebahagian sebagai penerima Bantuan sosial.